Ciri-Ciri Gurindam
- Pada tiap baris bersajak A-A, B-B, dan seterusnya.
- Gurindam hanya terdiri dari dua baris, tidak lebih pada tiap baitnya. Selain itu jumlah kata per baris hanya sekitar 10 kata saja.
- Gurindam berisi nasehat hidup
- Pada tiap baris gurindam mempunyai hubungan sebab-akibat.
- Baris kedua berupa isi.
Sama seperti beberapa jenis karya sastra pada umumnya yang dikategorikan berdasarkan ciri khas, begitu juga dengan gurindam. Menurut baris yang dimiliki terdapat dua jenis atau bentuk dari gurindam. Jenis gurindam akan dipaparkan seperti pada penjelasan dibawah ini.
Jenis-Jenis Gurindam
1. Gurindam Berangkai, adalah bentuk gurindam yang ditandai dengan kata yang sama pada baris pertama tiap baitnya. Contoh :
Lakukan saja yang menurutmu benar
Lakukan saja yang menurutmu pantas
- Hidup hanya bergantung hatiHidup hanya sesaat dan kemudian mati
- Gurindam Berkait, adalah gurindam yang ditandai dengan adanya keterkaitan antara bait pertama dengan bait-bait seterusnya. Contoh :
- Siapa tak ingin sesat dunia akhiratMaka cepatlah taubat sebelum terlambat
- Tapi siapa yang lekas bertaubat sebelum kiamatMaka didapatlah itu yang namanya selamat
Pengarang gurindam yang karyanya sangat dikenang hingga saat ini bernama Raja Ali Haji dengan karya yang berjudul Gurindam Dua Belas. Konon Raja Ali Haji masih memiliki hubungan persaudaraan dengan Raja Ali, Raja muda yang memimpin wilayah Riau sekitar tahun 1844 hingga 1857. Berikut ini adalah bunyi Gurindam Dua belas yang melegenda itu.
Nasihat Menuntut Ilmu
Kejarlah ilmu sampai negeri Cina
Agar hidupmu kelak tiada merana
(Doni Wardiani)
Apabila ingin mencari ilmu
Belajarlah hingga tiada nemu
(Nissa)
Bila semua menuntut ilmu
Tidak manusia suka menipu
(Murni Wahyuni)
Nasihat Berjanji
Bila janji tak di dapatkan
Kekecewaanlah yang didapatkan
(Majas Ali lan)
Bila janji tak dilaksanakan
Penyesalan yang dirasakan
(Majas Ali lan)
Nasihat Hidup Jaya
Apabila ingin berjaya
Jangan terperdaya
(Diah Novita sari)
Barang siapa yang kaya raya
Ingatlah kepada yang suSahh sengsara
(Ongky)
Nasihat mengkritik
Jika kritikan bernada sirik
Bukan membuat lebih baik
(Majas Ali lan)
Nasihat Berkunjung
Jika engkau rajin berkunjung
Kelak nanti akan tersanjung
(Purnawati)
#Onedayonepost
#ODOPbatch5

0 Komentar