Ruang Bermain Bagi Anak

Ruang Bermain Bagi Anak
          Masa kanak-kanak merupakan masa yang paling baik dalam perkembangan. Masa kanak-kanak atau yang sering disebut masa estetika merupakan saat terjadinya perasaan indah. Pada masa ini anak-anak lebih banyak meniru . Pada masa ini ciri-ciri yang biasa diperlihatkan oleh anak adalah :
·                     Usia yang mengandung masalah
·                     Usia mainan
·                     Usia prasekolah
·                     Usia meniru dan kreatif

Pada masa ini biasanya anak jauh lebih aktif, dan lebih berani dalam mencoba hal baru. Dalam menyikapi keaktifan si kecil, biasanya beberapa orang tua memfasilitasi anak dengan permainan sederhana seperti menyusun balok, bermain boneka/mobil-mobilan dan lain-lain. Namun, tidak sedikit orang tua yang khawatir dan pada akhirnya justru membatasi ruang gerak anak.

Tahukah kamu ?

            Bermain merupakan kegiatan yang dapat membantu imajinasi anak, kreativitas, kemampuan dalam memecahkan masalah, dan meningkatkan keterampilan social. Bermain menjadi sangat penting karena mendukung kemampuan kognitif, emosional, perkembangan fisik dan social anak.
            Sebuah penelitian dibidang neurologi yang dilakukan Benyamin S. Bloom, memprlihatkan bahwa pertumbuhan sel jaringan otak pada anak usia 0-4 tahun mencapai 50%, hingga usia 8 tahun mencapai 80. Artinya apabila pada usia tersebut otak anak tidak mendapatkan rangsangan yang optimalmaka perkembangan otak anak tidak akan berkembang secara maksimal.
            Berikut beberapa manfaat bermain bagi anak menurut Psikolog Effiana Yuriastien dalam bukunya yang berjudul Games Therapy.
1.                  Memahami diri sendiri dan mengembangkan haraga diri
2.                  Menemukan apa yang dapat mereka lakukan dan mengembangkan epercayaan diri
3.                  Melatih mental
4.                  Meningkatkan daya kreativitas dan membebaskan anak dari stress
5.                  Mengembangkan pola sosialisasidan emosi anak.

            Pada masa ini pula, orang tua harus berpikir lebih kreatif untuk mengajarkan banyak hal pada anak. Misal, dalam belajar menghitung atau mengenal nama buah materi dikemas dalam bentuk permainan atau lagu. Jika mengharuskan menggunakan buku maka ada baiknya memilih buku bergambar. Dengan begini, imajinasi mereka dapat terlatih dan meningkatkan kreatifitas. Beberapa aktivitas yang dapat dilakukan seperti piknik kecil di akhir pecan untuk mengenalkan anak pada tumbuhan dan hewan, bermain petak umpet sambil belajar menghitung, dan lain-lain.

Sumber inspirasi :

#onedayonepost

#odopbatch5

0 Komentar